BENDAHARAWAN

BENDAHARAWAN

Dasar hukum tentang comptable (bendaharawan) diketemukan dalam pasal 77 (1) ICW. Jika ditinjau dari keadaan sekarang, maka isinya adalah sebagai berikut:

Yang dimaksud dengan comptable adalah orang-orang dan badan-badan yang karena negara ditugaskan untuk menerima, menyimpan, membayar (mengeluarkan) atau menyerahkan uang, atau kertas-kertas berharga dan barang-barang didalam gudang-gudang atau tempat-tempat penyimpanan yang lain sebagai dimaksud dalam pasal 55 ICW dan selaku demikian diwajibkan memberi perhitungan (pertanggung jawaban) tentang hal pengurusannya kepada Badan Pemeriksa Keuangan”

Jika kita membahas tentang Bendaharawan, maka pertama tama yang dimaksud dengan bendaharawan yang mengurus:

  1. hanya uang kas negara, atau milik pihak ketiga yang dikuasai oleh negara dan berada pada kas negara.

  2. hanya barang-barang milik negara yang berada dalam gudang. misalnya , persenjataan.

  3. barang-barang milik negara yang berada dalam gudang. Misalnya, garam dan uang penjualan.

Jadi Bendaharawan dapat diartikan seorang bendahara yang hanya mengurus uang atau hanya mengurus barang saja, ataupun seorang yang mengurus kedua-duanya, yaitu barang dan uang.

Kedudukan bendaharawan pemegang uudp, karena bendaharawan ini banyak diteukan dalam praktek, yaitu pada tiap-tiap kantor pemerintah/lembaga non departemen. Dapat diketengahkan adanya 3 (tiga) golongan bendaharawan pengurus uang:

  1. Bendaharawan umum

  2. Bendaharawan khusus untuk penerimaan pendapatan tertentu.

  3. Bendaharawan khusus untuk pengeluaran-pengeluaran tertentu.

Bendaharawan umum adalah Kepala Kantor Kas Negara dan menjalankan pengurusan Kas Negara. Yang termasuk bendaharawan ini adalah kantor-kantor pos ditempat dimana tidak terdapat kas negara, Sentral Giro Pos dan bank Indonesia serta bank-bank lain yang ditunjuk menteri keuangan. Tugasnya adalah menerima semua pendapatan negara dan dari uang yang ada dalam penyimpanannya bolehlah ia melakukan pembayaran-pembayaran asal berdasarkan surat perintah membayar dari Ordonatur. Ia diwajibkan membuat SPJ harian.

Bendahrawan khusus untuk pendapatan-pendapatan tertentu, yeng merupakan mata rantai antara pihak pembayar pendapatan tertentu dengan kas negara, juga jika pada waktu penyetoran tidak ada uang yang disetorkan (penyetoran kosong). Misalkan; bendaharawan bea dan cukai, bendaharawan kebun raya.

Bendaharawan khusus untuk pengeluaran-pengeluaran tertentu, lazimnya disebut bendaharawan pemegang uudp dan tugasnya mula-mula melulu menjalankan pengeluaran-pengeluaran yang telah ditentukan.

BUKU KAS UMUM

  1. Dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968 pasal 1 ayat (2) disebutkan bahwa setiap bendaharawan atau pemegang kas yang mengurus uang kas negara harus mempunyai Buku Kas Umum dan mencatat semua pengeluaran dan penerimaan. Catatan itu dilakukan sebelum pembukuan dalam buku-buku kepala dan register-register.

Dalam buku kas umum dicatat/dibukukan semua pengeluaran dan penerimaan. Oleh karena sistem pembukuan keuangan negara adalah sistem kKas Stelsel, maka seluruh kegiatan kegiatan keuangan dapat dilihat dalam buku kas umum, atau dengan kata lain buku kas umum merupakan alat kontrol utama dari pelaksanan kegiatan pengurusan uang negara.

  1. Oleh karena Buku Kas Umum sangat penting sekali yang dapat menunjukkan seluruh kegiatan keuangan, maka untuk kepentingan pengamanannya supaya tidak mudah untuk diadakan perubahan-perubahan, harus dipenuhi persyaratan tertentu yang diatur dalam surat keputusan menteri keuangan no. kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968, antara lain:

    1. Pada halaman pertama buku kas umum dicatat oleh pemegang kas jumlah halamannya yang kemudian diberi tanggal dan ditanda tangani olehnya. Tiap halaman diberi nomor urut dan paraf. Halaman terakhir dipergunakan untuk catatan pemeriksaan kas (pasal 2).

    2. Dalam buku kas umum tidak diijinkan adanya ruangan-ruangan yang tidak terisi, tanda-tanda bekas hapusan atau tindasan tulisan; jika ada coretan-coretan harus dikerjakan dengan dua garislurus dengan linial sedemikian rupa sehingga tulisan yang semulanya masih dapat terbaca, kemudian diparaf (pasal 8).

    3. Buku kas umum sedikitnya satu kali sebulan dan selanjutnya tiap kali jika dianggap perlu oleh atasan terdekat, ditotal dan ditutup dan kasnya dihitung (pasal 9).

10 Komentar »

  1. Yth Bapak/Ibu yang mengelola Situs ini, saya sangat membutuhkan kronologis aturan tentang Bendaharawan, siapa saja yang dapat ditunjuk sebagai Bendaharawan Pemerintah dari berbagai segi termasuk kepangkatannya, aturan apa saja yang mengaturnya dan apakah telah ada pencabutan aturan tersebut atau masih berlaku sampai sekarang…
    Plisss….mohon bantuannya………………………..
    Terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih

  2. mario said

    aww. untuk bendahara ADD apakah bendahara atau Kades yang harum memegang uang, tq.

  3. alfian noor said

    Mohon kalo bisa dikirimkan Keputusan Menteri Keuangan KEP-332/M/V/9/1968 utk melengkapi arsip saya, terima kasih.

  4. Eko said

    Tolong dong dikirim ke email saya keputusan menteri keuangan no. kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968.
    Thank’s ya.

  5. masboy said

    Mohon di-emailkan KMK No kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968 untuk melengkapi arsip saya.
    Mengingat sekarang semua sudah serba computerized,apakah kita masih juga hrs mengacu pd KMK ini? bolehkah pencatatan BKU menggunakan komputer?

  6. aziz said

    Tolong dong dikirim ke email saya keputusan menteri keuangan no. kep-332/M/V/9/1968 tanggal 26 September 1968.

  7. Heni said

    Mau dong di kirim kepmenkeu 332 nya…

  8. karim said

    tolong kirimkan artikel yg memuat tugas dan peranan seorang bendaharawan

  9. resa said

    boleh minta KEP.330/M/V/9/1968 tentang pedoman penatausahaan kas milik negara….. dan KEP.331/M/V/9/1968 tentang pedoman bagi pegawai yang diberi tugas melakukan pemeriksaan …… k email bengkelresa@plasa.com
    terimakasih

  10. suratini said

    Minta KEP.330/M/V/9/1968 SM KEP.331/M/V/9/1968 dong………!!??

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: